Snorkeling di Pulau Petong, Mengapa Tidak? (1)

Pulau Petong ini berada di sisi selatan Batam. Lebih kurang perjalanan satu setengah jam dari titik keberangkatan kami di Kepri Mall hingga sampai di jembatan enam. Tentu saja, kita akan melewati jambatan satu Barelang yang telah menjadi ikon Batam.

Rasakan Sejuk Air Gunung Daik di Resun

Air terjun Resun, begitu nama yang dilebelkan untuk air terjun yang terletak di desa Resun itu. Airnya mengalir dari pengunungan di tanah Lingga. Air terjun Resun ialah satu di antara sekian banyak aliran air terjun dari gunung Daik.

Kampung Boyan di Dabo Singkep

Para perantau ini seringkali meninggalkan jejak berupa nama kampung, yakni Kampung Boyan. Nah, itulah yang menjadi pijakan, tradisi rantau warga Bawean memiliki jejak, baik berupa nama maupun tradisi. Di Dabo Singkep, terdapat juga sebuah kampung bernama Kampung Boyan.

Menikmati Keindahan Masjid Agung Natuna

Masjid ini memang megah. Bahkan termegah yang ada di Kepri. Sebab itu, masjid ini selalu terlihat sangat cantik dari berbagai sisinya. Anda bisa mencari berbagai foto menarik masjid ini di internet. Saya sungguh kagum.

Puasa dan Pembebasan Sosial

Puasa mempunyai konteks tanggungjawab pribadi dan juga tanggungjawab sosial. Karenanya, dalam berpuasa, disamping mewujudkan kesalehan vertikal kepada Allah, juga untuk mewujudkan kesalehan herisontal kepada sesama manusia dan mahluk Allah.

Tampilkan postingan dengan label Ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ceritaku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 September 2018

Youtube Kids, Begini Tahapan Cara Mengaktifkannya

Kehadiran Youtube Kids ini tentu sedikit melegakan saya sebagai orang tua dengan dua anak. Kita sudah tahu tentang Youtube beserta muatan konten di dalamnya, mulai yang serius, lucu, konten untuk anak-anak hingga konten dewasa. Di Youtube juga tersedia berbagai macam edukasi berbentuk video maupun narasi yang divideokan. Yah, intinya banyak sekali pengguna youtube atau youtuber yang berbagi konten video mereka di sana. Sebab itulah, saya merasa legas dengan kehadiran Youtube Kids yang lebih tersegmentasi untuk anak-anak.

Nah, ternyata, untuk bisa mengaktifkan Youtube Kids ini, kita perlu melakukan beberapa tahapan. Tenang saja, tidak terlalu susah kok, karena tahapan pertamanya hanyalah perlu mendowload dari Play Store saja.
Dari keterangan di Play Store, aplikasi ini sudah didownload 50 jutaan kali. Wow... banyak sekali ya. Banyak yang menggunakan, tentu banyak senang dengan kehadiran aplikasi ini. Namun, saya tidak tahu, apakah jumlah itu hanya berlaku untuk di Indonesia, ataupun bersifat global alias seluruh dunia.
Yang ingin saya bagi pada tulisan inilah ialah pengalaman menjelajah di Youtube Kids. Silahkan saja simak dulu yaa... Setelah terinstal, dan ketika hendak digunakan, Youtube Kids akan menampilkan halaman pembuka yang menyuruh orang tua untuk melakukan pendaftaran. Inilah tahapan-tahapannya.
  1.    Kita perlu menyetujui ketentuan yang berlaku di Youtube Kids. Ya, kalau tidak setuju, tentu tidak bisa ke tahap selanjutnya dong.
  2.  Kita akan di suruh menuliskan nama anak beserta bulan dan tahun kelahirannya. Nah, maksud dan tujuan yang ini ternyata untuk menjadi semacam user name. Sebab, nantinya, setelah berhasil melalui tahapan demi tahapan untuk aktivasi, Youtube Kids akan menyapa nama anak yang kita tuliskan itu.
  3. Perlu login menggunakan akun google yang kita miliki. Gampangnya, login aja pakai akun google yang digunakan untuk mengaktifkan Androin dai gawai kita. Kan Android juga produknya Google.
  4. Setelah itu, ada ketentuan lain yakni berupa penawaran dari Youtuba Kids, apakah kita mau mendapatkan jejak penulisan anak atau tidak? Pilih saja sesuai dengan keinginan kita. Maksud dan tujuan Youtube Kids membuat ketentuan ini ialah agar ketika ada konten yang dinilai tidak pantas untuk anak-anak, kita bisa melaporkannya.

Nah, begitulah kira-kira tahapan demi tahapan untuk mengaktifkan Youtube Kids. Tapi maaf, tidak sempat men-screenshot setiap tahapan sewaktu mendaftarkan gawai yang biasa dipakai anak. Hehehe

Mau tau bagaimana konten di dalamnya? Silahkan simak tulisan selanjutnya. Kalau nulis kepanjangan, tangan pegel, otak pun bisa buntu.

Minggu, 29 Juli 2018

Menulis Skripsi atau Tesis Jadi Gampang dengan Google Cendekia


Yang pertama kali disuruh oleh dosen saat mengajukan judul itu ialah mencari yang belum pernah diteliti oleh orang. Wow... karen yaa. Itulah memang tujuan penelitian ilmiah, yakni membahas hal yang belum pernah dibahas oleh orang lain.

Nah sekarang, yang menjadi pertanyaan, apakah penelitian kita itu memang sesuatu yang baru? Kalau hanya lokasi penelitiannya yang berbeda, berarti tema besarnya kan masih sama. Itu tidak baru. Kalau temanya belum pernah ada yang meneliti, itulah yang betul-betul baru. Kembali pada pertanyaan di atas, sebenarnya tidak ada yang betul-betul baru dalam penelitian ilmiah. Kebaruan itu justru dihasilkan dari penelitian. Sebab itulah pentingnya karya ilmiah.
Kalau kamu tidak percaya, masukkan saja judul penelitianmu pada google cendekia. Ini urlnya scholar.google.co.id. klik saja itu, nanti tuliskan judulmu pada kolom pencirian. Jeng jeng....
Berapa banyak judul penelitian orang lain yang sama dengan judulmu? Pasti banyak sekali. Itu tandanya bahwa judul skripsimu itu juga pernah diteliti oleh orang. Nah, unsur yang beda sedikit itulah sebagi alasan untuk penelitian atau menulis skripsi.
Dari sekian banyak judul penelitian itu, maka manfaatkan lah sebagai referensimu. Lho.... kok bisa. Ya bisa lah, justru itulah yang bagus. Penelitian itu semestinya juga menampilkan hasil penelitian terbaru. Jadi, judul yang mirip dengan yang kamu temukan di Google Cendekia itu kamu jadikan juga telaah pustaka dan juga nanti sebagai referensi. Ingat lho ya.... sebagai referensi, bukan di-copy lalu di-paste di file kerjamu. Kalau itu yg kamu lakukan, itu bisa disebut plagiat. Bacalah referensi itu, kutip atau rujuklah referensi yang tersedia di sana.
Terus bagaimana buat footnote atau daftar pustaka dari Google Cendekia? Sebaiknya baca lagi pedoman penulisan skripsi dari kampusmu karena setiap kampus punya standar yang berbeda.
Ya, ternyata harus dowload file PDF-nya, dan sebagian malah ada yang tak bisa dibuka dan download?! Begitulah kira-kira keluhan yang sering muncul. Gini aja lah, kan yang mirip banyak, carilah file yang lain lagi. Jangan menyerah.

Bonus Referensi dari Google Book
Satu lagi, karena anak zaman now sudah jarang buka buku cetak, maka inilah tips dan triknya merujuk buku di internet. Buka lah Google Book. Cari saja di laman embah Google dengan kata kunci Google book, pasti keluar deh. Langsung saja kamu klik.
Setelah kamu masuk ke lamannya, kamu carilah tema yang kamu inginkan. Biasanya, di Google Cendekia juga akan keluar referensi dari Google Book. Biasanya juga, tulisannya warna hitam saja dan tak bisa di klik. Nah, caranya, coba saja kamu copi judul itu, lalu paste-kan di pencarian google book.
Nah, jika beruntung, kamu akan mendapatkan buku-buku referensi dengan status bebas akses. Dan jika belum beruntung, mungkin kamu akan mendapatkan yang bisa diakses terbatas atau bahkan tidak ada file bukunya di sana—selain judulnya doang.
Kira-kira itu dululah ya... kalau masih belum mau cari tips dan kiat untuk skripsi, tesis dan karya ilmiah lainnya, silahkan saja buka klik link di bawah ini.

Senin, 09 Juli 2018

Menyelesaikan Skripsi itu Gampang Setelah Baca Tips ini


Setelah menemukan judul dan membuat proposal, tentu kita akan menulis pada bab-bab selanjutnya. Ya, kita tahu menulis itu tidak gampang. Dan kendala yang paling utama ialah tak pernah merealisasikan ide. Faktornya ada banyak,

  • ·         yang paling dominan adalah malas dan menyerah,
  • ·         tidak bisa membagi waktu untuk skripsi,
  • ·         Menunda-menunda menemui dosen pembimbing



Silahkan identifikasikan dirimu berada pada posisi yang mana.
Nah, sebelum jauh membahas tentang skripsi, saya akan bertanya lagi, apakah skripsi itu penting untuk Anda?
Jika tidak penting, abaikan saja skripsi itu. Lantas jangan pernah lagi meletakkan impian yang membutuhkan titel sarjana, seperti daftar CPNS, naik pangkat/golongan, apalagi punya jabatan bagus.
Jika penting, maka yang perlu dilakukan adalah segera buka kembali file skripsimu.
Buka saja dulu. Tak perlu pusing-pusing tuk menulis ataupun mengedit. Baca sajalah bagian demi bagian yang telah dituangkan dalam file itu. Baca dan baca lagi dan jangan bosan.
Setelah itu, temuilah dosen pembimbing skripsimu dengan membawa bagian yang sudah dicetak (diprin) lalu minta koreksi dan masukannya. Setelah itu, jangan tinggalkan lagi skripsi mu karena alasan-alasan. Segera buka file skripsi, dan lakukan perlahan masukan demi masukan dari dosen pembimbing.
Ehem.... mengapa kok harus begitu? Terkadang, kebingungan dalam menulis skripsi itu karena tidak tau arahnya mau ke mana, dan dosen pembimbing tentu akan mengarahkan kita sesuai dengan apa yang kita paparkan. Misalnya, ketika ditanya oleh dosen, jangan malu apalagi takut untuk menyampaikan pemahaman awal tentang arah skripmu. Sebab, dari keterangan itulah dosenmu akan paham apa yang akan kamu tulisakan.
Oke, sekali lagi jangan pernah meninggalkan file skripsi lebih lama. Maksimal dua hari sudah harus kamu buka kembali file itu dan melakukan perbaikan atas masukan dan saran dari dosen.
Selesai sudah kiat menemui dosen pembimbing untuk menambah semangat menyelesaikan skripsi. Lho... katanya menulis skripsi itu gampang? Ya, sabarlah dulu. Masih ada poin lainnya yang mesti dibaca. Kalau baca tulisan ini secara lengkap saja sudah malas, itu menggambarkan bagaimana kamu sebenarnya malas baca referensi tuk skripsimu. Hehehehe betul tak?
Okelah, dari pada banyak betul ceramahnya, kita langsung masuk ke poin selanjutnya, yakni mengatasi malas membaca referensi. Ingatlah, pengetahuan itu hasil dari membaca, mendengar, dan melihat.  Nah, khusus untuk skripsi, lebih dominan membacanya karena perlu rujukan supaya menjadi karya ilmiah. Kalau tak ada rujukan, maka tidak masuk kategori ilmiah.



Membaca lalu Menuliskannya
Yang paling gampang sekarang itu membaca melalui gawai atau smartphone. Ups.... ingat ya, “jangan sampai yang smart itu hanya handphone mu saja”. Hehehe jangan tersinggung yaa kan mau jadi sarjana.
Ketika lagi membaca berbagai informasi di internet, rasanya kita ingin mengambil semuanya untuk dipasang di skripsi kita. Ya, pertama biar skripsinya cepat selesai, kedua biar skripsinya tebal, ketiga males nak ngetik ulang. Malas itu sudah penyakit kita se
mua, betul tak?
Oke, kamu kan sudah membuat rencana pembahasan skripsi. Jadikanlah itu acuan untuk mencari referensi. Lalu ambillah bagian yang paling sesuai. Pilihkan per paragraf, jangan main ambil semua karena nanti bisa gak nyambung dengan skripsi kita. Karena itu, ambil saja sari pati atau inti pembahasan dari referensi yang kita temukan di internet itu.

Baca juga: Asyiknya Menulis Resensi Buku

Nah, gampang kan menulis skripsi itu. Terus bagaimana kalau bacanya buku? Itu labih bagus lagi. Ambil saja inti dari buku itu, dan tuliskan di kertas dulu bila baca buku di perpus atau saat berkunjung ke kos teman. Jangan langsung ketik di laptopmu, nanti ide yang ada hilang.
Setlah mengumpulkan informasi, dari internet maupun dari buku, maka coba tuangkan lagi ke file skripsimu. Dan masukkan apa yang kita dapatkan itu pada bagian-bagian yang sesuai. Ups... jangan lupa pasang rujukannya ya.
Sip, kalau sudah begitu, dijamin skripsimu bakalan cepat selesai.
Kalau tak selesai juga, silahkan baca tulisa lainnya di sini.

Minggu, 06 Mei 2018

Ringkasan Materi Modul Akuntabilitas bagi Latsar CPNS


Setiap peserta Latihan Dasar (Latsar) CPNS wajib mengikuti ujian sebagai bahan evaluasi terhadap penyerapan materi yang telah diberikan selama berada di kelas. Materi yang paling penting yakni yang berhubungan dengan nilai-nilai dasar ASN, yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Antikorupsi.
Nah, untuk memudahkan mempelajari kembali muatan materi yang disampaikan oleh widiaiswara dan modul akuntabilitas, berikut kami sarikan poin-poin penting di dalamnya. Silahkan nikmati saja.



AKUNTABILITAS adalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai, sedangkan responsibilitas adalah kewajiban untuk bertanggungjawab.

Aspek-aspek akuntabilitas mencakup ; 1) Akuntabilitas berorientasi pada hasil, 2) Akuntabilitas membutuhkan adanya laporan, 3) Akuntabilitas membutuhkan konsekuensi, 4) Akuntabilitas memperbaiki kinerja.

Fungsi akuntabilitas ; 1) menyediakan kontrol demokratis, 2) mencegah korupsi & penyalahgunaan kekuasaan, 3) meningkatkan efisiensi dan efektifitas.

Akuntabilitas terdiri dari 2 macam; 1) Akuntabilitas vertikal : yaitu pertanggungjawaban atas pengelolaan dana kepada otoritas yg lebih tinggi, contohnya LPJ dinas ke pemda. 2) Akuntabilitas horizontal : laporan  pejabat pemerintah kepada publik.

Baca juga: Tips Beli Handphone (HP) di Pusat Perbelanjaan di Batam

Akuntabilitas memiliki 5 tingkatan :
1.       Akuntabilitas personal; nilai-nilai yang ada pada diri seseorang seperti kejujuran, integritas, moral dan etika.
2.       Akuntabilitas individu; hubungan antara individu dan lingkungan kerja/pns dengan instansi.
3.       Akuntabilitas kelompok; kerjasama kelompok
4.       Akuntabilitas organisasi; mengacu pada pelporan kinerja yang dicapai
5.       Akuntabilitas stakeholder; masyarakat umum & pengguna layanan yang memberikan masukan, saran, kritik terhadap kinerjanya.

Contoh mekanisme akuntabilitas; sistem penilaian kinerja, sistem akuntansi, akreditasi dan pengawasan

Mekanisme akuntabilitas mengandung 4 dimensi :
1.       Akuntabilitas kejujuran dan hukum; kepatuhan terhadap hukum& peraturan yg diterapkan
2.       Akuntabilitas proses; prosedur yg digunakan
3.       Akuntabilitas program; tercapainya program dan alternatifnya
4.       Akuntabilitas kebijakan; pertanggungjawaban atas kebijakan yg diambil

Alat akuntabilitas :
1.       Perencanaan strategis; Rencana jangka panjang/menengah dll
2.       Kontrak kinerja; kesepakatan antara pegawai dan atasan
3.       Laporan kinerja; laporan akuntabilitas kinerja pemerintah yg berisi perencanaan & perjanjian kerja tertentu

Prinsip lingkungan kerja yang akuntabel ; kepemimpinan, transparansi, integritas, tanggungjawab, keadilan, kepercayaan, keseimbangan, kejelasan dan konsistensi.

Langkah framework akuntabilitas di lingkungan pns; tentukan tanggungjawab dan tujuan, perencanaan, implementasi dan monitoring, laporan lengkap, dan evaluasi/masukan.

Baca juga: Gak Perlu Dukun, ini Tips dan Trik Mengerjakan Soal Ujian CAT untuk CPNS

UU transparansi dan keterbukaan publik ; UU No 14/2008, yaitu jaminan konstitusional agar praktik demokratisasi dan good governence bermakna bagi proses pengambilan kebijakan terkait kepentingan pblik.

UU No 14 tahun 2018 pasal 3 mencantumkan beberapa tujuan, yaitu; 1) menjamin hak warga untuk mengetahui rencan pembuatan kebijakan publik, 2) mendorong partisipasi masyarakat dlm proses pengambilan kebijakan, 3) meningkatkan peran masyarakat, 4) mewujudkan penyelenggaraan negara yg baik, 5) mengetahui alasa kebijakan publik, 6) mengembangkan ilmu pengetahuan, 7) meningkatkan pengelolaan dan pelayanan.

Prinsip-prinsip keterbukaan dan ketersediaan informasi ; 1) maximum access limited  exemption, 2) permintaan tdk perlu disertai alasan, 3) mekanisme yg sederhana, murah dan cepat, 4) info harus utuh dan benar, 5) info proaktif, 6) perlindungan pejabat beritikad baik.

Etika pelayanan publik adalah suatu panduan yg harus dipatuhi oleh penyelenggara pelayanan publik yang baik untuk publik.

Informasi data yg disimpan dan dilaporkan harus : 1) relevant, 2) reliable, 3) understendable, 4) comparable.

Konflik Kepentingan dalam Akuntabilitas
Ada 2 jenis konflik kepentingan yaitu : 1) konflik keuangan dan 2) non keuangan.

Cara mengidentifikasi konflik kepentingan :  1) tugas publik dan kepentingan pribadi, 2) potensialitas, 3) proporsionalitas, 4) presence on mind, 5) janji.

Konsekuensi konflik kepentingan : 1) berkurangnya kepercayaan, 2) memburuknya reputasi pribadi/lembaga, 3) tindakan indisipliner, 4) pemutusan hubungan kerja, 5) dapat dihukum baik perdana/perdata.

Praktek kecurangan dan perilaku korup terjadi karena ;  1) adanya peluang, 2) insentif atau tekanan untuk melakukan kecurangan, 3) rasionalisasi

Menjadi PNS yang Akuntabel
PNS yang akuntable adalah PNS yang mampu mengambil pilihan yg tepat ketika terjadi konflik kepentingan, tidak terlibat dlm politik praktis, melayani warga secara adil dan konsisten dlm menjalankan tugas dan fungsinya.

Baca juga: 
Ringkasan Materi Modul Etika Publik bagi Latsar CPNS Golongan III
Ringkasan Modul Nasionalisme Latsar CPNS Golongan III
Ringkasan Materi Whole of Government (WoG) dalam Program Latsar CPNS

ASN sebagai profesi berlandaskan pada prinsip2 berikut : 1) nilai dasar, 2) kode etik & kode prilaku, 3) komitmen, 4) integritas moral dan tanggungjawab pada pelayanan publik, 5) kompetensi, 6) kualifikasi akademik, 7) jaminan perlindungan hukum, 8) profesionalitas jabatan.

Amanah PNS ;  1) Bebas dari konflik kepentingan, 2) berlaku adil, 3) bersikap netral, 4) konsisten.

Pentingnya akuntabilitas ;  1) menyediakan kontrol demokratis, 2) mencegah korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, 3) meningkatkan efisiensi dan aktifitas.

Undang-undang terkait akuntabilitas :


1.       Pasal 28 F UUD 1945
2.       UU No 14/2018 tentang keterbukaan informasi publik
3.       UU No 32/2009 tentang hak atas informasi lingkungan hidup
4.       UU No 8/1999  tentang perlindungan konsumen
5.       UU No 28/1999 tentang penyelenggaraan negara yg bersih dan bebas KKN
6.       UU No 36/1999 tentang telekomunikasi
7.       UU No 40/1999 tentang pers

Mudahan-mudahan rangkuman tersebut bisa cukup membantu bagi yang membutuhkannya. Dan tak lupa juga saya ucapkan terima kasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga sukses ujian evaluasi Latsar CPNS-nya. []

Minggu, 31 Desember 2017

Pergantian Tahun dan Beralih Pula Profesiku

Tunai sudah karir saya di dunia jurnalistik professional ini. Hari ini (31/12/2017) ialah hari terakhir bersama Tribun Batam dan esok (1/1/2018) akan beralih ke profesi lain.
Perpisahan dengan teman-teman di Tribun Batam

Sepanjang 2008-2017 ini tentu banyak kisah dan cerita selama menjalani tugas ini, baik ketika bersama teman-teman di Tribun Batam maupun dengan teman-teman jurnalis dari media lainnya. 


Dinamika itu telah memberikan wawasan pengetahuan dan pengalaman sekaligus menjadi bagian dari kepribadian. Ruh berita itu memang akan sangat bergantung dengan pribadi penulisnya. 

Maka, saya pun perlu mengucapkan terima kasih pada para pemangku managemen di Redaksi Tribun Batam beserta seluruh krunya, teman sejawat yang selama ini telah berbagi informasi dan berdikusi, dan juga untuk para nara sumber, serta lainnya.

“Kedekatan dengan nara sumber bukan berarti pertemanan,” itu kata bijak dan pesan Pak Jacob Utama yang terbingkai rapi di kantor. 

Dalam dunia jurnalistik, hubungan dengan narasumber itu seperti hukum simbiosis mutualisme bagi mahluk hidup. Sebab itu, saya berharap silaturahmi tidak terputus. 

Meski tak lagi sebagai jurnalis, mungkin akan tetap menulis di medium yang berbeda. Bisalah sesekali mampir ke www.pesonakata.com ini.


Terima kasih.

Selamat Tahun Baru 2018

Senin, 25 Desember 2017

Menulis dan Titik Kisar Perjalanan Hidupku

Ketika pengumuman itu disebar oleh teman-teman melalui grup di aplikasi WhatsApp, tentu saja membuatku penasaran. Itulah waktu yang ditunggu-tunggu. Pengumuman akhir dari seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dag dig dug juga dibuatnya. Sebab, jaringan internet di gawai ku sedang kurang bersahabat.

Gaya bebas
Riuh di grup yang hanya beranggotakan sembilan warganet itu pun tak dapat dihindari. Sedangkan aku, yang sudah membuka laptop untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, tak juga berhasil mengakses pengumuman itu. Beruntunglah, akhirnya ada juga yang membagikan hasilnya di grup . Selamat buat yang lulus.


Pendek kata, ada namaku tertera sebagai calon yang dinyatakan lulus itu. Itu tahapan akhir dari tiga rangkaian seleksi, dari seleksi tertulis hingga seleksi kemampuan bidang; wawancara dan micro teaching. Kulalui tahapan itu di tengah kesibukan kerja yang tidak lagi bisa mengambil cuti karena sudah kupakai pada keperluan-keperluan lain sebelumnya.

Ya, gembira dengan kabar kelulusan itu tentu saja bukan hanya diriku, tetapi juga istriku dan ibunda. Keduanya adalah yang paling memberikan spirit untuk ikut seleksi itu. Dan yang tidak kalah penting adalah sahabat, teman, kawan, dan karib yang memberikan motivasi dan pertimbangannya.

Seketika itu juga, istriku menjadi orang yang tersibuk. Ia yang berada di Probolinggo harus pontang-panting mendapatkan legalisir ijazahku karena waktu pengumpulan berkas begitu singkat. Pengumuman itu keluar Jumat, dan Rabu seluruh berkas harus sudah diserahkan.

Selama mengumpulkan berkas-berkas penting itu, aku begitu merasakan betapa pentingnya arsipasi dan dokumentasi dari beberapa kegiatan. Mungkin diriku masih termasuk orang setengah beruntung karena sebagian arsip pribadi masih kumiliki. Namun, karena sedari awal tak terbayang akan beralih profesi dari jurnalis ke bidang lainnya dan tak terbayang pula begitu banyaknya berkas yang dibutuhkan untuk menjadi CPNS, maka tentu saja masih ada yang tercecer.

Meminjam istilah Prof. Syafi’i Ma’arif, inilah titik kisar bagian perjalanan hidupku. Di usia yang mendekati batas akhir untuk ikut selesksi CPNS itu, tentu hal itu menjadi fregmen baru dalam sejarah. Setiap manusia memiliki titik kisar itu. Dan terserah mau di baginya menjadi berapa bagian dari tonggak penting dalam sejarah diri, saya yakin setiap manusia memilikinya.


Tonggak penting sejarah itu bukan sesuatu yang kebetulan dan serta merta. Di sana, ada sebuah proses, ikhtiar, daya upaya, yang mengarah pada terciptanya titik kisar itu. Misal, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, melakukan hijrah ke Madinah setelah proses menyampaikan risalah kepada kaum di Mekah, lalu peristiwa itu dijadikan sebagai tonggak sejarah tahun hijriah. Contoh lain, kemerdekaan Indonesia bukankan serta merta didapat begitu saja, melainkan dengan iktiar keras (jihad) melawan penjajahan, lalu menjadi titik kisar penting dalam sejarah Indonesia.

Setidaknya, di pengujung 2017 dan pengumuman CPNS itu telah menjadi titik kisar perjalan hidupnya karena pengumuman itu akan mengubah beberapa hal yang telah menjadi bagian dari rutinas. Dari bidang profesi jurnalis ke bidang akademis. Dari Batam harus berhijrah ke Bintan atau Tanjungpinang.

Satu yang masih sama, aktifitas menulis. Kegiatan ini sudah lama kujalani dan bahkan pernah menjadi wakil dari Sekolah Dasar (SD) untuk lomba menulis cerita pendek kala kegiatan pekan olah raga dan seni (Porseni) kala itu walaupun sebagai pemain cadangan sebab ternyata hanya tidak terbagi kategori putra dan puteri, melainkan hanya satu perwakilan. Sedangkan saat sekolah menengah, kegiatan tulis menulis dilanjutkan dengan menyadur cerita ataupun menulis ulang untuk ditempelkan di majalan dinding. Produktifitas menulis itu tumbuh subur ketika di bangku kuliah.

Maka, sengaja kutinggalkan jejak melalui tulisan ini agar mudah bagiku untuk tetap mengenang dan mengingatnya. Ini bukan soal sok pamer dan sok hebat, tetapi sekadar mengingatkan titik kisar perjalan hidupku dan berbagi kata-kata yang mungkin bermanfaat. Sebab, menurut dugaanku, kegemaran inilah yang mengantarkannya ke titik kisar perjalan hidupku di awal 2018. []

Rabu, 01 November 2017

Hati-hati Memberikan Nomor KTP dan KK Saat Registrasi Kartu GSM Prabayar

Kabar tentang registrasi kartu GSM prabayar sungguh telah mengheborkan sejak awal pekan ini. Wajarlah, sebab selama ini kita sudah nyaman dengan kegampangan dalam memiliki kartu GSM karena proses registrasi ke 4444 yang telah diterapkan sebelumnya tidak berjalan dengan baik.

Deretan Kartu Perdana yang Tersedia di Kios F21 Batam 

Nah, sekarang, di hari kedua setelah masa pemberlakukan registrasi sesuai nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Kartu Keluarga, kabar simpang siur mulai menyeruak melalui aplikasi perpesanan dan juga media sosial. Intinya, ada perlawanan dari untuk meregistrasikan kartu karena itu hanyalah “trik busuk”. Hal yang beginian, kalau dalam ilmu komunikasi disebut post factum, yakni menyampaikan bantahan terhadap fakta seakan-akan bantahan itu masuk akal. Ya udahlah. Itu kajian berat. 

Yang ingin saya sampaikan perihak kebijakan Kominfo untuk registrasi ulang kartu itu adalah suatu kebijakan pemerintah yang tidak bisa ditawar dan bukan hoaks. Saya sebagai penjual pulsa dan kartu perdana sudah mengalami tidak bisa registrasi sembarang lagi. Jelas sudah itu fakta yang saya alami.

Nah, sekarang, jika kamu sudah melakukan registrasi kartu GSM prabayar dan berhasil, janganlah mengupload screenshot keberhasilan itu memperlihatkan nomor identitas kita. Selain itu, jangan mau jika ada konter yang ingin memfoto KTP dan KK waktu pendaftaran. Mengapa? Ini dia alasannya.

Pertama. Saat ini pemerintah membatasi setiap satu nomor identitas didaftarkan. Nah, bagi para perusuh, pelaku kejahatan dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab lainnya, nomor identitas itu bisa gunakan untuk mendaftarkan nomor kartu GSM prabayar lain tanpa sepengetahuan kita.


Kedua. Sekarang ini zaman sudah canggih dengan kehadiran teknologi telekomunikasi informatika. Akses data kita memang tidak terbuka untuk umum, namun ditangan orang-orang iseng, data itu bisa disalahgunakan. Artinya, bukan nomor itu bukan hanya soal nomor kartu GSM prabayar saja, malainkan terkait dengan hal-hal lain, seperti rekening perbankan.

Ketiga. Bisa jadi foto KTP dan KK digunakan untuk kegiatan lain yang juga bisa merugikan kita. Contoh, apabila KK foto, maka Nomor Indok Kependudukan (NIK) seluruh anggota keluarga akan terlihat dan hal itu juga bisa disalah gunakan. Misalnya lagi, digunakan untuk meminjam uang di perbankan, lembaga penjaminan, koperasi dan lain sebagainya.


Setidaknya tiga dampak negatif itu bisa kita antisipasi sedari awal agar jangan sampai nantinya data pribadi itu dimanfaatkan orang yang tak bertanggung jawab tapi justru kita yang rugi. 


Maka dari itu, sebaiknya, kita sendiri mendaftarkan kartu GSM prabayar kita atau menunggu dan menjaga saat orang konter melakukan pendaftaran. Tidak susah kok untuk daftar atau registrasi kartu prabayar. Berikut ini cara:

Untuk pelanggan lama semua operator (Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Tri, dan Smartfren) pelanggan cukup mengikrimkan pesan SMS ke nomor 4444 dengan format: ULANG# (16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). 


Bagi pelanggan baru Telkomsel, registrasi dilakukan dengan mengirim SMS ke nomor 4444 dengan format: REG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Pelanggan baru XL Axiata bisa melakukan registrasi dengan mengirim SMS ke nomor 4444 dengan format: DAFTAR#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Terakhir, untuk pelanggan baru Indosat, Tri, dan Smartfren, format SMS yang dikirim ke 4444 untuk registrasi adalah: (16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Inilah yang bisa saya bagikan untuk sementara ini. Selamat menikmati berkomunikasi dengan gawai Anda.[]

Minggu, 29 Oktober 2017

Menghapus Pesan Terkirim di WhatsApp

Selama menggunakan aplikasi chat di gawai canggih atau smartphone, pasti kita pernah salah kirim pesan. Gak usah malu, tentu kalian semua pernah punya pengalaman itu kan? Nah, sekarang, khusus kalian pengguna Whatsapp, tidak perlu lagi khawatir malu karena salah kirim pesan sebab aplikasi ini telah menyediakan menu ataupun ikon untuk menghapus pesan yang salah kirim itu.

Baru beberapa hari ini saja aplikasi hapus pesan terkirim itu bisa digunakan. Tapi saya tidak tahu apakah ini masih versi beta ataukah memang sudah bisa digunakan. Perlu sedikit saya luruskan, bahwa yang dimaksud menghapus pesan terkirim ini ialah menghapus pesan di tampilan WhatsApp sendiri dan juga nomor WhatsApp tujuan. Artinya, keduanya sama-sama terhapus. Sedangkan fitur untuk menghapus pesan di tempat sendiri, itu mah sudah lama bisa kita gunakan.

Terlepas dari pada itu, ada beberapa syarat agar kamu bisa menggunakan ikon delete pesan di whatsapp itu. 

PERBARUI APLIKASI. Tentu kamu harus memperbaharui aplikasi Whatsapp. Langsung saja buka di Google Play dan carilah Whatsapp. Nantinya akan ada tombol memperbarui. Langsung saja tekan barang itu. Tak perlu lagi lama-lama. (Apabila ternyata aplikasi pembaruan itu tidak bisa diinstas di gawai mu, berarti OS-nya sudah tidak mendukung atau memori sudah sepnuh.


TIDAK LEBIH DARI TUJUH MENIT. Nah, ini adalah syarat penting. WhatsApp hanya membatasi maksimal waktu tujuh menit untuk menghapus pesan yang terkirim. Apabila lebih dari itu, tentu tidak bisa lagi dihapus. Dan, kita harus merelakannya. Mengapa 7 menit? Secara psikologis, biasanya kita akan cepat menyadari kesalahan dalam rentang waktu itu. Bahkan, keragu-raguan juga kerap memakan waktu sekitar lima menitan. Karena itu, apabila ada keraguan sesaat setelah kirim pesan, segerlah cek kembali. Siapa tahu bisa di delete. 

Hanya dua itu saja syarat utamanya untuk bisa memanfaatkan aplikasi hapus pesan terkirim ini. Sedangkan untuk langkah-langkah penghapusannya, ada beberapa tahapan dan tidak sulit alias gampang banget deh. Prosesnya sama kayak mau mau meghapus pesan dari orang lain di tampilan WhatsApp mu.

1. Buka pesan di WhatsApp yang ingin dihapus
2. Tekan dan tahan pesan tersebut

3. Tekan pilihan Delete atau ikon tong sampah

4. Pilih opsi Delete for Me (untuk perseorangan) atau Delete for Every One (untuk menghapus di grup)

Nah menghapus untuk semua orang menjadi fitur baru WhatsApp. Dengan kemampuan ini kita dapat menghapus pesan yang telah dikirim baik di ponsel kita maupun ponsel lawan bicara. Jika berhasil, pesan yang telah dihapus akan digantikan dengan tulisan You deleted this message pada ponsel pengguna, sementara pada ponsel lawan bicara akan tertera pesan This message was deleted. 

Bagi saya, menu seperti ini sangat penting. Karena, apabila kita salah kirim, yang tidak pada penerima yang sebenarnya, maka bisa membuat malu. Coba saja kalian ingat ketika salah kirim, misalnya, menagih hutang. Udah pakai kata-kata dengan huruf tebal, eh…. ternyata salah kirim. Kan malu. 

Nah, kehadiran aplikasi ini tentu akan semakin membuat pengguna WhatsApp semakin dimanjakan. Jangan lupa upgrade Aplikasi WahtAppmu. Okelah. Selamat Mencoba.


Minggu, 22 Oktober 2017

Cara Mengatasi Iklan Pop-up dan Malwere di Browser Chrome


Beberapa hari saya kesal dengan browser yang kerap memunculkan iklan. Parahnya, setiap kali klik apapun di laman yang saya buka, akan munculk iklan dengan membuka tab baru dan terkadang berada di halaman itu juga. Aduh.... inilah yang menggangu kerja-kerjaku. Apakah pembaca juga pernah mengalami hal serupa? Jika pernah, tentu bisa merasakan kekesalan yang rasa rasakan. Jika tidak ataupun belum, maka bersyukurlah.

Karena hal itulah tulisan ini hadir. Bukan hendak menggurui, tapi hanya ingin berbagi pengalaman tentang cara mengatasinya. Siapa tau bermanfaat kala mengalami hal serupa. 

Dari penelusuran saya melalui google, terny
ata hal itu karena ada ada malwere, pop-up tersembunyi dan iklan-iklan yang terpasang sendiri. Sebagai orang awam di bidang teknologi ini, tentu saja harus bertanya pada penciran google. Begitulah yang saya lakukan. Dan mungkin begitu juga Anda menemukan tulisan ini.

Dari sekian banyak hasil pencarian untuk mengatasi hal itu, hanya memilih cara yang berikan oleh google. Dan dari sekian cara itu, berikut inilah langkah-langkahnya;
1. Di komputer atau labtopmu, buka Chrome.
2. Di kanan atas, klik Lainnya Setelan.
3. Di bagian bawah, klik Lanjutan.
4. Di bagian "Setel ulang", klik Setel ulang.
5. Konfirmasi dengan mengklik Setel ulang.

Ternyata hanya begitu saja sudah bisa menghilangkan iklan yang tak kita inginkan itu. Sebenarnya ada banyak hal yang bisa setting di sana, tetapi karena saya malas untuk mengecek lebih jauh, jadi saya hanya menggunakan yang saya perlukan saja. 

Adapun cara lain yang juga bisa diandalkan untuk menghilangkan iklan-iklan dari web yang kita buka, Anda bisa mengintal program adblok yang tersebar di jagat maya itu. Silahkan saja cari sendiri. Saya sendiri tidak terlalu tertarik menggunakan adblok karena iklan adalah penghasilan bagi pemilik web ataupun blok. Ketika saya mengunjungi suatu web ataupun blog yang iklan banyak dan kebangetan, maka saya keluar saja dan tidak melanjutkan membaca konten di dalamnya. Paling tidak hal itu untuk memperingatkan pemiliknya agar tidak serampangan menyusun iklan-iklan di kontennya. 

Apabila Anda sudah melakukan pemblokirn iklan itu, maka berselancar akan kembali normal. Oke.... selamat bersalancar kembali. Gunakan internet untuk hal-hal positif. 


Berharap Ada Voucher Internet Semurah Kartu Perdana



Selama ini banyak pemilik gawai atau smartphone atau handphone memilih gonta-ganti kartu untuk kuota internetnya. Mengapa? Alasannya, harga kartu kuota perdana lebih murah dari pada beli paket langsung. Apalagi, persaingan provider telekomunikasi selalu memberikan kuota besar dengan harga terjangkau. Mana yang lagi promo, maka kartu itulah yang akan dibeli.
Nah, sekarang pemerintah akan mengefektifkan kebijakan registrasi kartu prabayar semua operator tanpa terkecuali. Jika tidak melakukan registrasi ulang atau tidak mendaftarkan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sebanarnya, pemerintah bisa memblokir kartu itu. Informasi itu juga sudah tersebar melalui laman-laman berita daring. Bahkan pemberitahuan telah disiarkan secara berantai dan bertahap ke nomor-nomor yang aktif digunakan. Beberapa teman pun sudah memperlihatkan kegundahan dan kegelisahaannya memalui akun media sosial mereka.
Tentu saja kebijakan itu juga akan merugikan saya selaku owner Kios F21 Batam yang sudah terkenal sebagai pusat kartu perdana internet murah di Batam. Bagaimana tidak, akibat kebijakan itu, saya jadi tidak berani menyediakan stok terlalu banyak, khawatir nantinya kartu itu justru tak bisa dijual. Jangan untung, bisa-bisa malah buntung nih. Namun saya tidak bisa bersikap kerdil melihat kebijakan pemerintah ini karena tentu akan mengganggu kepentingan bisnis saya. Saya yakin upaya pemerintah membatasi pendaftaran kartu prabayar dengan maksimal tiga kartu untuk satu NIK adalah upaya tertib administasi agar tidak terjadi malpraktik terhadap sarana komunikasi itu.
Pernahkah Anda mendapatkan SMS yang bernada penipuan, penawaran judi online, ataupun SMS promosi? Pernahkah Anda mendapatkan telepon yang tidak dikenal, yang mengabarkan sanak saudara kecelakaan atau penemuan barang atau telepon yang sok kenal sok dekat namun ujung-ujungnya minta kirimin pulsa ataupun uang? Inilah sisi negatif dari kemudahan mendapatkan kartu prabayar. Apalagi, promosi yang digelar oleh provider selalu gratis atau lebih murah jika menghubungi ke nomor yang masih satu provider. Maka, jadilah penipu-penipu itu dengan lebih gampang untuk melakukan tindak kejahatan. (Sebenarnya mereka ini kelewat kreatif dengan memaksimalkan sisi negatif.... itu sih pendapat saya sajalah. Hehehehe...)

Kalau dibandingkan dengan negara tetangga, Singapura dan Malaysia, kita memang jauh lebih longgar dalam kebijakan ini. Di negara kita yang tercinta ini, bisa dengan gampang mendapatkan kartu perdana di setiap konter. Provider pun berlomba untuk mencetak kartu perdana sebanyak-banyaknya dengan harapan agar dapat menggaet pelanggan lebih banyak lagi. Nah memang benar, di Indonesia, jumlah pengguna kartu telepon ini lebih banyak [mungkin] tiga kali lipat dari jumlah penduduk. Bagaimana tidak, satu orang saja bisa memiliki dua sampai tiga nomor guna menghindari biaya internet yang lebih tinggi. Kebanyakan, skema untuk memiliki dua atau tiga nomor itu agar lebih murah dalam berkomunikasi. (Alasan lainnya mungkin agar gampang menghindar dari debt collector hehehehe...) Karena longgarnya aturan di Indonesia, kita pun mendapatkan kuntungan sisi positifnya. Artinya, ada plus dan ada minus juga.

Harapan Sebagai Penjual Kartu
Nah, sebagai penjual kartu tentu dong saya punya harapan atau usul untuk semua provider. Kita tahun, hingga saat ini, Telkomsel menduduki posisi provider telekomunikasi termahal untuk paket internet karena promo kuota besarnya hanya berlaku untuk kartu perdana saja. Bayangkan saja 30 GB yang diberikannya kepada pelanggan itu ternyata hanya 7 GB saja yang bisa digunakan normal. Sisanya untuk begadang dan nonton di apalikasi tertentu. Hadeh...... cepek deh. Berbeda dengan kartu lain, khususnya Tri (3), yang dengan harga yang sama bisa mendapatkan kuota 50 GB.
Menurut saya jika provider telekomunikasi masih bisa tetap memanjakan pelanggannya dengan menjual voucher internet. Ini adalah voucher kusus untuk isi ulang. Mengapa? Karena pemerintah sudah membatasi jumlah registrasi untuk satu kartu, maka tentu kita tidak bisa lagi bisa sembarangan memilih kartu internet yang murah dengan kuota besar. Setidaknya, dengan bermain promo melalui voucher, pelanggan setia tatap akan setia menggunakan produkmu.

Kalau dihitung-hitung biaya membuat kartu baru dengan biaya membuat voucher kayaknya sih kurang lebih saja. Bahkan, bisa lebih mudah dengan membuat voucher. Saat ini, satu-satunya provider yang menyediakan kartu isi ulang internet itu hanya Tri (3). Yang lainnya, melakukan penjualan dalam bentuk elektrik. Betul tak?
Tentu saja, saya sebagai penjual kartu internet berharap masih dapat keuntungan seperti menjual kartu perdana. Sebab, kalau hanya berharap dari pengisian pulsa, sangat tidak seberapa. Keuntungan jualan pulsa itu per transaksi, bukan per nominal. Jika pelanggan nanti isi pulsa nominal Rp 100 ribu, keuntungan saya pun sama dengan nominal yang Rp 10 ribu. Maka dari itu, saya berharap ada gebrakan dari provider untuk obral promo paket internet dengan voucher. 
Itu setidaknya usulan saya. Setuju atau tidak setuju, gak usah dibawa ke meja rapat pleno DPR lah..... Kalau setuju, silahkan share tulisan ini. Kalaupun tidak setuju, share jugalah sembil menuliskan komentar atau ide lainnya di kolom komentar. 
Oke. Selamat berbahagia dengan kebijakan baru pemerintah.




Sabtu, 21 Oktober 2017

Tips dan Trik Mengganti Password Modem Bolt 4G

Yang masih setia menggunakan model Bolt 4G tentu sudah paham cara mereset passwordnya. Namun siapa tahu ada pengguna yang lupa dan atau memang pengguna baru yang belum tahu. Maka ikutilah langkah-langkah sebagaimana akan saya jelaskan di bawah ini.
Beginilah kira-kira penampakannya nanti. Tapi baca dulu tahapan demi tahapan biar lebih mudah paham

Sebelumnya, perlu Anda ketahui, Bolt 4G mengeluarkan produk berupa MI-Fi. Sewaktu awal-awal produk ini dikenalkan, promosinya sangat gencar sekali dan jaringannya memang joss. Sekarang promosinya kurang dan penggunanya pun tanpaknya bergkurang. Namun jaringannya (khususnya di Batam) masih joss juga. Yang tidak kalah penting ialah Modem Bolt 4G ini hanya digunakan modemnya saja. Artinya, tidak lagi memakai kartu Bolt. Bersyukurlah kita bila mendapatkan modem Bolt 4G yang tidak terkunci sehingga bisa menggunakan kartu internet lain. Maklum lah, sekarang ini provider kartu internet berlomba menyajikan kuota jumbo dengan harga murah (cek saja di Kios F21 Batam).
Oke. Back to the topic. Agar jaringanmu tidak tercecer di mana-mana, maka perlu menguatkan password model Bolt kalian. Apalagi yang belinya seken, maka hukumnya wajib mengganti password. Inilah langkah-langkah menggantinya:

1. Langkah pertama sambungkan Modem Bolt 4G anda ke komputer atau smarthphone
2. Lalu klik link berikut http://192.168.1.1 (tenang saja, ini bukan link virus)

Ini penampakan awalnya dan Anda cukup menuliskan kata sandi atau password "admin" saja

3. masukkan password default: admin
4. Selanjutnya, pilih setting pada menu yang berada di kanan atas
5. Kemudian ganti nama hotspot dan password sesuai keinginan anda
Ini gambaran tiga langkah terakhir. Ikuti saja sesuai nomor panduan dan nomor yang tertera di gambar. Beres deh...

6. Lantas tekan apply

Saran saya, sebaiknya mencobanya menggunakan komputer saja. Jangan menggunakan gawai atau smartphone karena agak lelet.

Sekian dulu untuk bagian ini. Mudah-mudahan di lain waktu bisa berbagi lagi. 

Silahkan komen saja bila ada hal yang disampaikan.

Sabtu, 19 Agustus 2017

Cara Mengindentifikasi Lapak Online Palsu di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada dan Lainnya


Pernahkah Anda tertipu dari transaksi jual beli online? Jika pernah. Silahkan berbagi informasi di kolom komentar. Jika Anda belum tertipu, silahkan simak tulisan ini agar jangan tertipu. Belajar dari pengalaman diri sendiri dan orang lain untuk lebih baik. Ah... Serupa itulah kiranya kalimat bijaksana yang sering kita dengar.
Pada artikel kali ini, saya ingin berbagi cerita perihal lapak-lapak yang “diduga penipu” di marketplace ternama di Indonesia; Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak dan lainnya. Situs yang saya sebutkan itu memang bersaing untuk menjadi tempat belanja online masyarakat Indonesia serta berupaya menjemput pelapak sebanyak mungkin. Kebetulan saya dan beberapa teman termasuk sering berselancar mencari barang melalui marketplace itu. Beberapa hari lalu, saya sedang mencari beberapa produk elektronik melalui marketplace juga. Namun, saya mendapati kejanggalan pada beberapa toko. Hal ini sudah sering saya jumpai setiap kali melakukan perburuan barang di marketplace. Itulah mengapa saya ingin berbagi kisah dan kiat terhindar dari pelapak palsu itu.
Sering kita dengar, marketplace tersebut merupakan tempat transaksi online yang aman. Tidak sedikit pula pembeli memilih menjadikannya sebagai tempat transaksi walaupun belanjanya dengan cara komunikasi langsung. Ops.... mungkin kamu bertanya, apa iya bisa ada penipuan di situ? Bukankah marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak dan lainnya lebih aman? Oh... tunggu dulu. Yang namanya penipuan itu bisa terjadi di mana saja. Para penipupun berakal panjang untuk menjerat korbannya.
Kita percaya bahwa aturan yang diterapkan di marketplace, seperti yang telah saya sebutkan itu, sangat ketat dan aman. Seorang teman pernah bertransaksi melalui salah satunya. Ketika itu, ia membeli beberapa item barang. Namun, setalah barang diterima, ada beberapa item yang tidak ada. Setelah dikonfirmasi ke admin marketplace, memang diketahui bahwa penjual tidak menyertakan barang itu. Akhirnya uang dia dikembalikan senilai barang yang tidak terkirim dan ia pun mendapatkan voucher belanja senilainya, sebagai kompensasi. Itulah gambaran betapa ketatnya aturan di marketplace itu. Ada juga teman saya yang, untuk bayar tagihan listrik saja, menggunakannya karena bebas biaya administrasilah, lebih gampanglah, kejar poinlah, dan macam-macam alasannya.
Seketat-ketatnya aturan, tetap ada celah bagi para penipu. Dan para penipu ini adalah “orang pintar”, bahkan termasuk “orang nekat”. Para penipu yang mahir didunia cyber, mungkin bisa mengalihkan IP Address. Penipu yang mahir dalam komunikasi, mungkin akan menuliskan kata dan kalimat yang memikat. Nah, kitalah yang harus bijak menentukan.  
Untuk mengindentifasi lapak-lapak penipu di marketplace terbilang gampang-gampang susah. Di bilang gampang, karena mungkin kita telah mengetahui karakteristik lapak atau toko, maupun produk-produk yang dipajang di etalasenya. Di bilang susah, karena harga yang diberikan betul-betul menggiurkan. Bagi orang yang “kebelet” ingin punya produk premium dengan harga murah, maka akan gampang terpedaya oleh model yang begini. Ciri-ciri toko atau lapak penipu ini biasa meliputi beberapa hal.

Jika sedang berselancar di salah satu marketpalce melalui kolom pencarian, kita akan digiring pada produk yang paling dekat dengan kata kunci. Misalnya, kita memasukkan S7 Edge. Maka produk yang terkait akan keluar. Nah, di sanalah kita akan mendapati perbedaan harga dari setiap penawaran toko. Harga murah dan termurah dari yang tampil, biasanya akan menjadi pilihan pertama untuk kita klik. Nah... Penipu biasanya memanfaatkan kondisi ini untuk memikat calon korbannya.
Lapak atau toko di marketplace akan selalu mencantumkan spesifikasi produk sebaik mungkin. Kateranga itu pun dibuat detail namun tidak panjang. Informasi yang cukup, biasanya akan menarik minat pembeli. Namun di lapak gadungan, biasanya informasi itu dimulai dengan klaim. Klaim terhadap pelayanan terbaik dan harga termurah. Di sepanjang keterangannya itu, nanti akan ada model atau tipe produk-produk lain yang juga disebutkan bersamaan dengan daftar panjang.
Mengapa dibuat keterangan begitu? Karena biasanya, kita cendrung abai dengan bahasa keterangan yang atas sehingga akan memperhatikan daftar harga produk lain yang dibuat. Padahal, kalau dicermati, dari pengalaman saya, tidak sedikit keterangan itu yang dikopi paste dari keterangan orang lain. Bahkan, ada yang diterjemahkan melalui perangkat.
Sedangkan pada keterangan yang pendek, biasanya akan dipasang keterangan barang seadanya. Lalu ia akan mengarahkan untuk berkomunikasi langsung via chat ataupun aplikasi sosial media, entah itu whatsapp, BBM, Messenger, BeTalk, WeChat, dan lainnya.  Intiny, pelapak gadungan itu akan mengarahkan ke sana.

Periksalah penilaian ataupun komentar di bagian kolom-kolom yang telah tersedia pada setiap produk. Setelah dua indikasi terpenuhi, dan jika tidak ada penilaian, sudah sepatutnya untuk curiga. Jika tidak ada komentar atau ada komentar yang jawabannya agak kurang memuaskan, patut juga dicurigai. Biasanya, ketika chat di kolom yang tersedia, pelapak akan mengarahkan untuk menghubunginya melalui chat di luar yang disediakan oleh marketplace itu.
Aduh... saya bawa-bawa pula kata “bayi”. Maafkanlah saya. Itu hanya perumpamaan saja. Saya ingin mengatakan, bahwa toko atau lapak gadungan yang bertebaran di marketplace itu kebanyakan umurnya baru berbilang minggu. Jarang sekali saya menemukan yang berumur sampai dua bulan. Saya menduga ada beberapa sebab. Pertama, toko-toko yang diindikasi penipu dihapus oleh admin marketplace setelah ada laporan dari calon pembeli. Kedua, mungkin sengaja dihapus oleh si pembuka lapak itu sendiri ketika sudah berhasil mendapatkan korban. Bayangkan saja, kalau dari toko yang dia bina itu dapat transaksi senilai Rp 2 juta, kan lumayan.

Setelah kita lihat profil dari toko atau lapak itu, maka akan terlihat juga daftar produk dan item jualannya. Yang saya temukan, toko-toko yang diduga penipu ini biasanya telah memiliki puluhan bahkan ratusan produk dalam toko online itu. Sepintas, hal itu akan memberikan kesan bahwa toko ini memiliki banyak barang, toko itu toko yang “profesional”, toko itu sudah berpengalaman, dan lainnya. Namun anehnya, produk yang terlihat di kolom gambar itu cendrung sama. Paling ada sekitar lima atau tidak sampai 10 item. Baik foto, judul, dan keterangannya pun sama. Itulah trik mereka untuk mengelabui.

Setidaknya itulah ciri-ciri untuk mengidentifikasi toko atau lapak penipu yang tersebar di marketplace. Dari ribuan hingga puluhan ribu pelapak online di marketplace, mungkin tidak banyak penipunya. Namun, jangan sampai kita pula yang menjadi korbannya. Mudah-mudah kita semua semakin cermat dalam berbelanja online di era digital ini. Semoga saja tulisan singkat ini bermanfaat.

Catatan: Tolong jangan diviralkan. Nanti para pelapak penipu tersinggung. hehehehehe

Tunggu tulisan lanjutan perihal kiat berbelanja online, termasuk memilih lapak-lapak terpercaya.