Tuesday, March 5, 2013

Kebarakan di Dabo Singkep Hanguskan 41 Rumah



 
Tagis histeris warga menyeruak di RT 01 RW 3 di keluarahan Dabo, Singkep, Senin (4/3) pagi sekitar pukul 09.15 WIB. Mereka tidak menyangka api yang sebelumnya berasal dari satu rumah, tiba-tiba dengan cepat mebesar dan merambat ke rumah-rumah lainnya. Semakin panik dan berupaya menyelematkan barang-barang serta dokumen-dokumen penting lainnya.

“Aduh…. Habis semuanya barang aku,” teriak seorang ibu saat dibopong oleh warga lain. Para ibu pun histeris sembari mengemasi barang-barang mereka yang telah dibantu dikeluarkan warga. Barang-barang perabotan menumpuk di area kosong di sekitar mukiman. Warga harus berlomba dengan kobaran api yang terus membesar.

“Dah habis semua. Surat-surat aku pun tak ade lagi,” seru warga lain. Perepuan yang baru saja menempati rumah dari bantuan RTL ini hanya bisa pasrah. Ia tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena rumahnya sudah rata dengan tanah.

Kabakaran hebat yang melanda pemukiman padat penduduk di belakang pasar Dabo Singkep itu sedikitnya melahap 41 rumah yang dihuni oleh 46 kepala keluarga. Selama satu jam lebih, kobaran api tidak mampu dijinakkan oleh satu unit mobil pemadam kebakaran milik pemkab Lingga. Apalagi, hembusan angin kencang membuat api terus berpindan dari satu rumah ke rumah lainnya yang rata-rata terbuat dari kayu. Warga terpaksa harus merobohkan rumah-rumah yang paling dengan api.

“Kita tak bisa melawan api macam tadi. Anginnya terlalu kencang. Tidak mungkin kita lawan, terpaksa harus dijebol biar api tidak terus merambat. Apalagi, air kita kurang sekali,” ujar Rudi Purwonugroho, anggota DPRD Lingga yang turut membantu warga menjinakkan api, ketika meninjau kembali lokasi kejadian.

Awalanya, angin berhembus ke arah laut dan meratakan rumah panggung di sana. Nyaris tanpa sisa, kecuali tiang-tiang pemancang rumah saja yang masih berdiri tegak menjadi arang. Belum lagi api padam di rumah-rumah tepian pantai, angin telah berhembus ke darat, ke arah pemukiman warga yang dekat dengan pasar. Hal ini membuat warga tambah panik.

Spontan saja, warga yang rumahnya berada di sekitar itu pun langsung mengeluarkan perabotan mereka. Mereka berlomba dengan hembusan angin yang mebawa api. Akan tetapi, banyak warga penonton membuat beberapa upaya pengeluaran menjadi sulit. Bahkan, para petugas dan pegawai pun beberapa kali menghalau warga agar membantu dan tidak mendekat ke lokasi bagi mereka yang tidak berkepentingan.

Wakil bupati Lingga, Abu Hasim, dan camat Singkep, Kisanjaya, juga tidak kalah tanggap. Kedua membantu warga lain untuk menjinakkan api serta memindahkan perabotan rumah. Api baru benar-benar bisa jinakkan sekitar dua jam setelah kejadian.

Dapur Kayu
Kapolres Lingga, AKBP Moch. Khozin, mengatakan dari hasil penyidikan sementara, sumber api berasal diduga berasal dari rumah warga yang bernama Darmawan. Apa itu berasal dari tungku kayu yang sedang digunakan memasak.

“Hasil lidik sementara api yang diduga berasal dari rumah warga yang bernama Darmawan yang lagi memasak dengan menggunakan kayu bakar. Berhubung angin kencang, api langsung menyambar rumah yang lainnya dan kebetulah rumah-rumah di lokasi terbuat dari kayu dengan atap dau nipah,” terangnya.

Lokasi kejadian yang telah rata dengan tanah pun pun telah dipasangi garis polisi untuk penyidikan lebih lanjut. Menurutnya, kerugian dari peristiwa itu diperkirakan mencapai Rp 900 juta.

Dari informasi yang dihimpun Tribun, sumber api berasal dari rumah warga yang didiami oleh Joni sekeluar. Saat itu, rumah tersebut sedang kosong. Warga pun berupaya untuk mendobrak rumah ketika asap mulai membesar dan terdengar suara ledakan. “Informasinya dari rumah Joni. Rumahnya lagi kosong. Tadi pas mau dipadamkan, rumahnya terkunci dari dalam,” kata seorang warga.

Informasi itu juga diiyakan oleh Rudi Purwonugroho, anggota DPRD Linnga. Namun, ia juga mengaku hanya mendengar dari warga dan warga menyebut asal api dari bagian belakang rumah tersebut. “Kabar lainnya ada yang bilang karena arus listrik,” ucap Rudi lagi.

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html

Post a Comment