Monday, July 9, 2018

Menyelesaikan Skripsi itu Gampang. Ini Obatnya


Setelah menemukan judul dan membuat proposal, tentu kita akan menulis pada bab-bab selanjutnya. Ya, kita tahu menulis itu tidak gampang. Dan kendala yang paling utama ialah tak pernah merealisasikan ide. Faktornya ada banyak,

  • ·         yang paling dominan adalah malas dan menyerah,
  • ·         tidak bisa membagi waktu untuk skripsi,
  • ·         Menunda-menunda menemui dosen pembimbing



Silahkan identifikasikan dirimu berada pada posisi yang mana.
Nah, sebelum jauh membahas tentang skripsi, saya akan bertanya lagi, apakah skripsi itu penting untuk Anda?
Jika tidak penting, abaikan saja skripsi itu. Lantas jangan pernah lagi meletakkan impian yang membutuhkan titel sarjana, seperti daftar CPNS, naik pangkat/golongan, apalagi punya jabatan bagus.
Jika penting, maka yang perlu dilakukan adalah segera buka kembali file skripsimu.
Buka saja dulu. Tak perlu pusing-pusing tuk menulis ataupun mengedit. Baca sajalah bagian demi bagian yang telah dituangkan dalam file itu. Baca dan baca lagi dan jangan bosan.
Setelah itu, temuilah dosen pembimbing skripsimu dengan membawa bagian yang sudah dicetak (diprin) lalu minta koreksi dan masukannya. Setelah itu, jangan tinggalkan lagi skripsi mu karena alasan-alasan. Segera buka file skripsi, dan lakukan perlahan masukan demi masukan dari dosen pembimbing.
Ehem.... mengapa kok harus begitu? Terkadang, kebingungan dalam menulis skripsi itu karena tidak tau arahnya mau ke mana, dan dosen pembimbing tentu akan mengarahkan kita sesuai dengan apa yang kita paparkan. Misalnya, ketika ditanya oleh dosen, jangan malu apalagi takut untuk menyampaikan pemahaman awal tentang arah skripmu. Sebab, dari keterangan itulah dosenmu akan paham apa yang akan kamu tulisakan.
Oke, sekali lagi jangan pernah meninggalkan file skripsi lebih lama. Maksimal dua hari sudah harus kamu buka kembali file itu dan melakukan perbaikan atas masukan dan saran dari dosen.
Selesai sudah kiat menemui dosen pembimbing untuk menambah semangat menyelesaikan skripsi. Lho... katanya menulis skripsi itu gampang? Ya, sabarlah dulu. Masih ada poin lainnya yang mesti dibaca. Kalau baca tulisan ini secara lengkap saja sudah malas, itu menggambarkan bagaimana kamu sebenarnya malas baca referensi tuk skripsimu. Hehehehe betul tak?
Okelah, dari pada banyak betul ceramahnya, kita langsung masuk ke poin selanjutnya, yakni mengatasi malas membaca referensi. Ingatlah, pengetahuan itu hasil dari membaca, mendengar, dan melihat.  Nah, khusus untuk skripsi, lebih dominan membacanya karena perlu rujukan supaya menjadi karya ilmiah. Kalau tak ada rujukan, maka tidak masuk kategori ilmiah.



Membaca lalu Menuliskannya
Yang paling gampang sekarang itu membaca melalui gawai atau smartphone. Ups.... ingat ya, “jangan sampai yang smart itu hanya handphone mu saja”. Hehehe jangan tersinggung yaa kan mau jadi sarjana.
Ketika lagi membaca berbagai informasi di internet, rasanya kita ingin mengambil semuanya untuk dipasang di skripsi kita. Ya, pertama biar skripsinya cepat selesai, kedua biar skripsinya tebal, ketiga males nak ngetik ulang. Malas itu sudah penyakit kita se
mua, betul tak?
Oke, kamu kan sudah membuat rencana pembahasan skripsi. Jadikanlah itu acuan untuk mencari referensi. Lalu ambillah bagian yang paling sesuai. Pilihkan per paragraf, jangan main ambil semua karena nanti bisa gak nyambung dengan skripsi kita. Karena itu, ambil saja sari pati atau inti pembahasan dari referensi yang kita temukan di internet itu.

Baca juga: Asyiknya Menulis Resensi Buku

Nah, gampang kan menulis skripsi itu. Terus bagaimana kalau bacanya buku? Itu labih bagus lagi. Ambil saja inti dari buku itu, dan tuliskan di kertas dulu bila baca buku di perpus atau saat berkunjung ke kos teman. Jangan langsung ketik di laptopmu, nanti ide yang ada hilang.
Setlah mengumpulkan informasi, dari internet maupun dari buku, maka coba tuangkan lagi ke file skripsimu. Dan masukkan apa yang kita dapatkan itu pada bagian-bagian yang sesuai. Ups... jangan lupa pasang rujukannya ya.
Sip, kalau sudah begitu, dijamin skripsimu bakalan cepat selesai.
Kalau tak selesai juga, silahkan baca tulisa lainnya di sini.

Lokasi: Bintan Island, Riau Islands, Indonesia

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html

Post a Comment